Kopling Ditekan Motor Masih Jalan? ini 3 Penyebabnya

"Mas, motor saya koplingnya ditekan tapi motor masih jalan" Keluh salah satu pelanggan yang datang kebengkel.

Setelah melakukan sesi tanya jawab selama beberapa menit, usut punya usut bapak yang mengendarai motor Yamaha Vixion ini mengalami keluhan kopling ditekan motor tetap jalan setelah melakukan pergantian kampas kopling sekitar satu bulan sebelumnya.

Setelah melakukan pembongkaran pada bagian bak kopling, diketahui bahwa ternyata kampas kopling motor tidak diganti, melainkan hanya ditambah satu kampas kopling dengan menghilangkan sepatu kopling di salah satu sisinya.

Akal-akalan semacam ini memang beberapa kali saya temukan di beberapa motor. Imbasnya, jika salah perhitungan akan membuat kopling motor menjadi tidak maksimal. Salah satu keluhannya tentu saja adalah kopling motor yang tidak bisa bebas sehingga mengakibatkan kopling ditekan motor masih jalan.

Nah, dari cerita singkat diatas membuat saya terinspirasi untuk membuat artikel yang berkaitan dengan permasalahan kopling ditekan motor tetap jalan.

3 Penyebab Kopling Ditekan Motor Masih Jalan

koplong ditekan motor masih jalan

Kopling merupakan sistem pada kendaraan bermotor yang berfungsi untuk memutus hubungan antara sistem tranmisi dan mesin. Tujuannya adalah tentu saja untuk memperhalus (menghilangkan) hentakan saat pengendara memindahkan gigi perseneling.

Ada bermacam-macam keluhan yang sering dikeluhkan pengendara pada bagian kopling, salah satunya adalah kopling ditekan motor tetap jalan. Nah, masalah ini akan kita bahas pada artikel ini.

Menurut saya berdasarkan pengalaman saya menjadi mekanik sepeda motor. Ada tiga penyebab utama pada permasalahan tersebut, ketiga masalah tersebut diantaranya adalah:
  1. Kampas kopling lengket
  2. Kampas kopling / plat kopling terlalu tebal
  3. Jarak bebas kopling kurang tepat

Mari kita bahas permasalahan tersebut satu-persatu. Kita mulai pembahasan kali ini dengan membahas permasalahan kampas kopling yang lengket.

1. Kampas Kopling Lengket

koplong ditekan motor masih jalan

Kampas kopling merupakan komponen utama pada sistem kopling. Jika kamu belum tahu, pada sepeda motor dengan jenis kopling manual dan semi otomatis terdapat 4-5 buah kampas kopling yang di susun sedemikan rupa.

Kampas kopling, plat, kampas kopling, plat, dan seterusnya tergantung dari jumlah kampas kopling pada sepeda motor terdebut. Itulah susunan kampas kopling sepeda motor. Nah, plat dan kampas kopling ini harus bisa terpisah ketika pengendara menekan tuas kopling atau akan melakukan pergantian gigi.

Biasanya, kerusakan pada sistem kopling seperti kopling ditekan motor tetap jalan diakibatkan kopling yang lengket atau dengan kata lain kampas kopling dan plat kopling tidak terpisah ketika pengendara menekan tuas kopling.

Ada beberapa penyebab yang menyebabkan kampas kopling lengket, salah satunya adalah kualitas oli mesin yang dipakai. Oli palsu biasanya menjadi biang kerok kampas kopling lengket. Namun, kurangnya perawatan atau dengan kata keterlambatan dalam pergantian oli juga bisa mempengaruhi kualitas oli mesin.

2. Kampas dan Plat Kopling Terlalu Tebal

Kasus ini mirip seperti cerita saya diatas. Kasus kampas kopling terlalu tebal memang kerap dialami pengendara terutama jika kampas kopling di modifikasi seperti cerita diatas. Langkah ini akan membuat kampas kopling dan plat kopling tidak memiliki jarak main yang cukup sehingga kampas kopling seakan-akan masih lengket di plat kopling.

Pun demikian dengan plat kopling, jika terlalu tebal maka akan menyebabkan kopling tidak bisa bebas. Hal ini biasanya disebabkan pergantian plat kopling tidak original.

3. Jarak Bebas Kopling Kurang Tepat

koplong ditekan motor masih jalan

Pada motor kopling manual terdapat tuas kopling dan pada motor kopling semi otomatis tidak terdapat tuas kopling, namun perlu diketahui bahwa keduanya sama-sama memiliki penyetelan untuk jarak main kopling.

Pada kopling semi otomatis penyetelannya ada dibagian mesin sedangkan untuj kopling manual terdapat di jalur kabel atau dibagian tuas kopling.

Pastikan bahwa jarak main kopling tidak terlalu pendek. Karena jika jarak main kopling terlalu pendek akan menyebabkan kopling tidak berfungsi. Hal ini dikarenakan daya dorong kopling yang kurang akibat jarak main kopling terlalu pendek sehingga mengakibatkan kopling motor tidak bisa bebas.

Penutup

Dari ketiga masalah diatas, masalah nomor 1 dan nomor 3 biasanya sering terjadi. Jadi, pastikan untuk mengecek bagian-bagian yang sudah saya sebutkan diatas. Demikian yang bisa saya sampaikan mengenai penyebab kopling ditekan motor masih jalan. Semoga bermanfaat gan.

Belum ada Komentar untuk "Kopling Ditekan Motor Masih Jalan? ini 3 Penyebabnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel